Mios Kon, Pulau Cinta di Raja Ampat Papua

PULAU Mios Kon atau disebut juga Pulau Kelelawar oleh penduduk lokal Raja Ampat, Papua. Dinamakan Pulau Kelelawar karena banyaknya kelelawar yang bersarang di pulau ini. Selain kelelawar juga banyak burung yang hidup di sana. Pulau ini bagi para penyelam disebut sebagai Pulau Mios Kon.

Pulau Mios Kon adalah salah satu pulau terindah di Raja Ampat, selain itu juga favorit bagi para wisatawan yang datang ke destinasi wisata yang lagi naik daun ini. Pasalnya, di sini terdapat lokasi penyelaman (spot diving) dan spot untuk snorkeling yang punya banyak beraneka ragam coral dan aneka ikan warna-warni.

Letak Pulau Mios Kon di Kabupaten Raja Ampat. Walaupun lokasi pulau ini sangat terpencil, namun Pulau Mios Kon menyimpan sejuta keindahan alam, terutama bawah lautnya. Bahkan, wisata bahari Raja Ampat dikenal turis mancanegara sebagai salah satu dari sepuluh tempat menyelam terbaik di dunia. Keindahan alam ini jelas menjadi andalah Kabupaten Raja Ampat, yang mampu menembus persaingan dunia pariwisata internasional.

Kabupaten Raja Ampat memiliki 610 pulau. Empat di antaranya (Pulau Misool, Salawati, Batanta, Waigeo) termasuk pulau besar dan hanya 35 pulau yang berpenghuni. Bahkan, konon hanya 400 pulau yang baru dieksplorasi. Selebihnya, pulau-pulau itu masih perawan. Mungkin nantinya akan ditemukan pulau lain selain Mios Kon karena memang Kawasan Raja Ampat Papua sangatlah luas. Waktu seminggu di sana masih sangat kurang untuk mengeksplor pulau pulau yang berada dikawasan ini.

Untuk menuju Pulau Mios Kon di Raja Ampat, kita harus melalui Kota Sorong di Papua Barat. Sampai saat ini penerbangan langsung ke Raja Ampat memang belum ada karena bandara di sana sedang dalam proses pembangunan.

Jika ingin mengunjungi Raja Ampat, rajin-rajinlah membuka website maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta–Sorong, seperti Wings Air, dan Express Air, atau sekarang sudah ada Garuda. Sebaiknya kita menghindari musim libur jika ingin berkunjung ke sana. Harga tiket promo penerbangan sekitar Rp 3.000.000 sekali jalan. Dan, saat musim liburan, tiket pulang pergi Jakarta–Sorong bisa mencapai Rp 5.000.000 hingga Rp 6.000.000.

Setelah tiba di Bandara Eduard Sorong, kita harus berjalan sedikit keluar bandara. Tidak jauh dari bandara, kita akan menjumpai jalan besar menuju Sorong dan pelabuhan. Dari sana carilah angkutan kota berwarna kuning yang menuju Pelabuhan Sorong. Atau, jika ragu, bertanyalah kepada sopir apakah angkutan tersebut menuju pelabuhan. Ongkosnya sekitar Rp 3.000, tetapi turis umumnya dikenakan tarif Rp 5.000.

Sesampainya di Pelabuhan Sorong, kita bisa naik feri cepat ke kota Waisai Raja Ampat. Harga tiketnya Rp 150.000 per orang. Alternatif lainnya adalah naik speedboat dan kapal rakyat dengan ongkos Rp 120.000 per orang. Waktu tempuh kedua kapal ini sekitar 2 jam. Umumnya feri cepat berangkat pukul 12.00 dan 13.00. Untuk menuju ke Pulau Mios Kon ini lama perjalanan menggunakan speedboat adalah 2 jam dari Kota Sorong dan Waisai.

Pulau Mios Kon atau Pulau Kelelawar ini dikelilingi gugusan terumbu karang. Pasir pantainya putih, halus, dan bersih. Aneka karang yang berwarna warni, berbagai macan ikan dan biota laut yang terdapat di sini. Tidak heran jika pulau ini disebut sebagai Pulau Cinta yang membuat orang jatuh cinta dan ingin kembali lagi ke Raja Ampat Papua.

Menuju Raja Ampat

Banyak yang mengeluh biaya transportasi ke Raja Ampat sangat mahal. Padahal tidak sepenuhnya benar dan tidak salah juga pendapat ini. Pasalnya pesawat terbang saja rute Jakarta-Sorong (penerbangan langsung) memakan waktu 4,5 jam. Kalau ke luar negeri waktu 4,5 jam itu sudah ke negara mana tuh? He-he...

Yang membuat mahal transportasi di Raja Ampat adalah menyewaspeedboat dan membeli bensin. Harga bensin di Raja Ampat Papua tidak disubsidi dan harga per liternya itu Rp 16.000 dan kalau langka pasokan bensin bisa mencapai Rp 20.000 per liter. Padahal jika menggunakan speedboat dengan 2 mesin dari Kota Sorong menuju ke Wayag bisa 4-5 jam.

Tips saya jika ingin berwisata ke Raja Ampat jangan sendirian atau berdua, tetapi sebaiknya rombongan. Semakin banyak teman dan rombongan yang ikut maka biaya saweran ke sini bisa lebih murah untuk menyewa speedboat.

Kebetulan saat ke Raja Ampat, saya ikutan Open Trip yang dirancang Mas Dwi dari www.tukangjalan.com dan @wisatarajaampat (twitter). Yang ideal sih kalau kita traveling dengan 20 orang, nah harga akomodasi yang kita keluarkan bisa jauh lebih murah selama hampir seminggu di sini.

Kalau ke Raja Ampat sendirian, wah itu bisa jebol kantong he-he... Jadi khusus destinasi Raja Ampat ini kalau mau murah, pergilah bersama bersama teman-teman. Semakin banyak teman, biaya semakin terjangkau. Atau bisa ikutan trip bareng merupakan salah satu solusi trip hemat.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2014/06/04/1455268/Mios.Kon.Pulau.Cinta.di.Raja.Ampat.Papua?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=Kaitrd